SUPERNOVA: KESATRIA, PUTRI, DAN BINTANG JATUH
Karya Dee Lestari
SINOPSIS
Novel
ini adalah novel pertama dari seri Supernova. Menceritakan dua lelaki bernama
Reuben dan Dimas yang bertemu di Georgetown, Washington, D.C. pada musim panas
1991. Suatu saat mereka ber-“pesta-kimia” kecil-kecilan di Watergate
Condominium dalam apartemen milik kawan Dimas. Pertemuan mereka berujung pada
hubungan gay yang disepakati karena
kenyamanan. Mereka membuat ikrar bahwa sepuluh tahun ke depan akan membuat suatu
karya/masterpiece. Reuben dengan
segala pemikiran sains-nya mengharuskan dirinya membuat sebuah tulisan atau
riset yang menjembatani percabangan sains. Sedangkan Dimas, dengan nurani bak
pujangga, ingin membuat sebuah roman sastra yang akan menggerakkan hati semua
orang.
Sepuluh
tahun berlalu. Mereka bertemu di Jakarta. Mulailah mereka membuat sebuah karya
yang sudah disepakati. Karya mereka bergenre roman ilmiah yang diberi judul Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh.
Kesatria divisualisasikan dalam kehidupan nyata adalah seorang eksekutif muda
bernama Ferre yang sukses, tampan, dan memiliki segalanya, kecuali wanita.
Sosok Putri divisualisasikan oleh seorang reporter
dan jurnalis. Sedangkan Bintang Jatuh adalah seorang pelacur dengan bayaran
dolar, seorang top model berotak kritis dan peka terhadap hidup, bernama Diva.
Suatu
saat Ferre menerima wawancara dari sebuah majalah. Rana-lah yang
mewawancarainya. Detik itu pula Ferre merasa jatuh cinta pada Rana. Ia melihat
sosok Putri dalam diri Rana. Putri yang selama ini ia cari, putri yang ia
dengar dari dongeng yang neneknya ceritakan semasa kecil tentang kesatria,
putri, dan bintang jatuh. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan karena Rana
pun mencintainya. Hanya ada satu masalah: Rana sudah menikah dengan seorang
anak bangsawan, saleh, bernama Arwin. Akhirnya mereka berhubungan secara
diam-diam.
Merasa
bimbang, akhirnya Rana diberitahu oleh temannya agar mengonsultasikan masalah
dengan seorang cyber avatar, dengan
julukan supernova, penulis artikel online
dan pemilik jaringan yang disebut TK kehidupan. Ia mampu menjawab semua masalah
yang ditanyakan padanya secara online.
Rana sudah menanyakan kepada Supernova, tetapi tidak pernah dijawab. Hingga
akhirnya kesabarannya habis, dan ia mengirimkan kalimat kemarahannya kepada
Supernova. Saat itulah ia mendapat balasan dari Supernova bahwa Supernova
menunggu apa inti yang Rana tanyakan sebenarnya.
Beberapa
waktu kemudian Rana masuk rumah sakit karena lemah jantung yang dideritanya
sejak kecil. Saat itulah Arwin mengetahui hubungan Rana dan Ferre saat Ferre
menengok Rana. Ditambah cerita dari teman bahwa Rana sering berjalan berdua
dengan Ferre. Karena rasa cintanya pada Rana terlalu besar, akhirnya ia
mengatakan tidak apa-apa jika Rana ingin lepas darinya. Rana pun sudah
memutuskan ingin ikut dengan Ferre, dan membicarakan baik-baik dengan suaminya
agar mereka bercerai. Namun ucapan Arwin membuat Rana tertegun. Masalah
sebenarnya adalah dirinya sendiri. Arwin sangat mencintainya dan rela melepas
Rana demi kebahagiaan Rana. Dan Rana menemukan jawaban atas pertanyaannya
selama ini. Bahwa kebahagiaannya adalah bersama dengan Arwin.
Usai
mendapat surat dari Rana bahwa wanita itu memilih kembali bersama sang suami,
Ferre berada di titik kritis. Masa lalunya membayangi kehidupannya kembali.
Dulu, ibunya bunuh diri karena ayahnya memilih pergi dengan wanita lain. Saat
itulah Ferre berpikir hal yang sama, bunuh diri. Ia sudah siap dengan pistol
yang ditempelkan di kepala. Hanya menarik pelatuk, ia pasti sudah mati. Tetapi
kesadarannya lebih dulu menguasai. Ia mendengar bisikan-bisikan hatinya yang
sebenarnya. Hidupnya terlalu memuakkan kalau bunuh diri dengan cara sia-sia. Ia
memilih hidup.
Tetangga
sebelah Ferre, adalah Diva sang pelacur kelas atas. Ia merasa aneh karena tirai
rumah Ferre selalu tertutup beberapa hari belakangan. Saat melihat teman Ferre
berteriak di depan gerbang, ia pun ikut memastikan bahwa orang di dalam rumah
itu baik-baik saja. Bersama Ale—teman Ferre—Diva masuk ke dalam rumah Ferre. Ia
membawakan makanan untuk Ferre. Lama kelamaan hubungan mereka semakin dekat.
Ferre merasa menyukai Diva, sang Bintang Jatuh. Namun Diva adalah wanita bebas,
tidak terikat. Ia memilih untuk pergi setelah memberikan kekuatan kepada Ferre.
Tidak disangka, bahwa sang Supernova, jembatan antara hubungan Rana-Arwin-Ferre
adalah Diva.
Sedangkan
Reuben dan Dimas terdiam di ruang tengah rumah Reuben setelah menyelesaikan
karyanya. Mereka berpikir bagaimana jadinya kalau karya mereka benar-benar
terealisasi di dunia nyata, atau memang sudah terjadi di dunia nyata. Saat
itulah sebuah pesan masuk di komputernya. Dari sang Supernova. Mereka
tersentak. Supernova benar-benar ada, menjadi jaring laba-laba. Mereka berpikir
lagi, atau mungkin mereka pun termasuk realisasi dari tokoh dan alur yang
mereka ciptakan sendiri?
TANGGAPAN
Novel
ini adalah perpaduan roman dan ilmiah yang menggunakan diksi lumayan sulit
dipahami, terutama saat menjelaskan hubungan kehidupan dengan perumpaan sebuah
teori kuantum dan lain-lain. Secara bahasa, tidak diragukan lagi. Penggambaran
tokoh juga detail. Dalam novel ini, sebenarnya ada dua kehidupan yang
diceritakan. Yaitu kehidupan nyata dari kisah yang sedang Reuben dan Dimas
tulis. Penggabungan dua kehidupan itu sangat sempurna. Sudut pandang
diceritakan bergantian dari setiap tokoh membuat pembaca menjadi lebih mudah
memahami. Amanat dan nilai moralnya sangat jelas, yaitu tentang pencarian arti
kehidupan. Alur yang digambarkan pun tetap menarik walaupun keseluruhannya
diceritakan secara kronologis. Latar digambarkan detail karena penulis
melakukan riset secara keseluruhan, dan kota metropolitan menjadi latar
fungsional karena mendukung alur.
Comments
Post a Comment